Tuesday, June 21, 2011

IPOMS-APICS Interaksi Teknik Industri dengan Masyarakat

 

Interaksi Teknik Industri dengan Masyarakat

Anang Z. Gani

Bidang keahlian Teknik Industri akan terus berkembang
bilamana berinteraksi terus menerus dengan masyarakat di luar
Teknik Industri, karena persoalan atau masalah akan selalu timbul dari
implementasi keahlian Teknik Industri itu sendiri. Jadi interaksi ini
tidak hanya bermanfaat untuk mereka tetapi Teknik Industri banyak
berkepentingan untuk melihat aplikasi nyata dan mengembangkan ilmu
Teknik Industri sendiri.

Masyarakat tersebut dapat dikatakan sebagai customer
yang harus dipuaskan yang disebut customer/masyarakat ini tidak
hanya meliputi dunia industri atau bisnis, tetapi juga pemerintahan
maupun lembaga-lembaga keorganisasian.

Kita sangat mendapatkan umpan balik dari masyarakat
sampai seberapa jauh peranan dan manfaat Teknik Industri bagi
masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, sekarang banyak sekali
persoalan yang dapat dibantu oleh Teknik Industri. Teknik Industri
bisa dimanfaatkan tidak hanya dibidang
manufacturing tetapi juga pemerintahan (Otonomi Daerah),
pertambangan, transportasi, telekomunikasi, konstruksi, kesehatan dan
lain-lain.

Negara kita kaya akan problem-problem. Tanpa interaksi
dengan mereka, Teknik Industri akan bersifat steril dan
terbatas. Sebagai ilustrasi kita tidak salah belajar dari bidang
yang lain yang mungkin menolong pola pikir perkembangan Teknik
Industri yaitu :

1. Pendidikan Kedokteran;
Pendidikan ini menitik beratkan pada anatomi manusia.
Seorang dokter yang tidak mengenal anatomi manusia denganbenar, dia
tidak akan menjadi calon dokter atau malpraktek. Bagaimana "Anatomi,
Industri dan Bisnis" di TI?

2. Pendidikan Akuntansi;
Seorang akuntan harus dilatih untuk mengumpulkan,
mencatat data transaksi dan kemudian diklasifikasi untuk dapat
dimanfaatkan bagi keperluan lebih luas dan keputusan. Aplikasi Teknik
Industri belum menjangkau kegiatan yang paling mendasar (pengumpulan
dan pencatatan data secara teliti). Bagaimana mungkin kita melihat
manfaatnya Teknik Industri (dalam umpama OR) tanpa data yang akurat.

Kita lihat dalam praktek implementasi aplikasi ERP selalu dimulai
dari akuntansi dan finansial dan kemudian SDM, karena datanya sudah
siap. Kalau lulusan Teknik Industri ingin berperan ditingkat atas atau
diseluruh bidang dalam suatu perusahaan, maka pengetahuan akuntansi
(juga akuntansi biaya) merupakan syarat untuk berinteraksi keseluruh
jajaran di perusahaan tersebut.

Dapat disimpulkan bahwa interaksi sangat bermanfaat, baik di
masyarakat maupun di dalam sistem usahanya sendiri.

===
Pusat Studi ERP Indonesia
http://www.erpweaver.com/

__._,_.___
Recent Activity:
*************************************************************

Mohon bantuannya untuk mengisi survei daya saing Indonesia di

http://www.ips.or.kr/site/IPS/mail/survey/20110120/26.html

*****************************************************************

Indonesian Production and  Operations Management Society (IPOMS).

http://blog.ipoms.web.id/

Bergabunglah dengan IPOMS di Facebook

http://www.facebook.com/home.php?ref=home#/group.php?gid=34994473375


********************************************************************
.

__,_._,___

No comments: